Blitar- Kota kecil yang memiliki beragam desa yang masih memiliki cerita kearifan lokal yang cukup menarik. Kabupaten Blitar sendiri memiliki ratusan desa dengan berbagai cerita. Didalam pemerintahan desa masih dibagi lagi menjadi beberapa dusun yang biasanya setiap dusun terdapat cerita yang menarik untuk dibahas.
Dusun Klucu, terletak dalam wilayah administrasi di Kecamatan Talun Desa Jeblog. Rute menuju ke dusun ini jika dari Kota Blitar ambil arah Kanigoro setelah itu ke timur arah Desa Jeblog / Mtsn 2 Blitar. Sesampai di Mtsn 2 Blitar ke timur sedikit akan menjumpai monumen Patwa ( Patung ) diselatan jalan, lalu masuk keselatan dan sampailah di Dusun Klucu.
![]() |
| Dusun Klucu |
Dusun yang masih asri dan suasana nyaman tak luput dari kisah yang menarik. Kisah perjuangan mencetus perkampungan kecil yang sampai sekarang masih ditempati. Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat setempat, dusun Klucu ini dicetus oleh Kh. Imam Syafi' yang merupakan seorang pendatang dari barat. Kh. Imam Syafi'i sendiri menurut cerita tutur, ke daerah ini membabat hutan bersama istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Nama Klucu sendiri diambil dari nama mata air yang deras yang dinamakan " Mbelik Klucu ". Untuk lokasi sumbernya sekarang sudah ditutup dan area sekitarnya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk budidaya ikan, lokasi tepatnya mata air dulu dibelakangnya Masjid Klucu.
![]() |
| Kolam yang dulunya ada kucur |
Masjid Baitul Muflihiin atau akrab disebut dengan masjid Klucu ini merupakan bukti bahwa pembabat hutan itu beragama islam dan masjid ini merupakan masjid kuno yang memiliki nilai historis. Untuk sekarang masjid ini tetap digunakan sebagai tempat beribadah umat islam dengan suasana tempat yang sejuk dan nyaman.
![]() |
| Masjid Klucu |
Kata warga setempat dulu masjid ini ukurannya tidak seperti ini lebih kecil. Namun kondisi yang sekarang seperti yang digambar menjadi semakin bagus dan megah. Dibalik kemegahan masjid ini tepat di belakang tempat imam masjid, terdapat makam keluarga dari pembabat hutan Klucu ini. Yang sekarang dikasihkan cungkup bagus yakni makam pembabat Dusun Klucu ini Kh. Imam Syafi'i dan Makam anaknya H. Yusuf. Kh. Imam Syafi'i wafat pada tahun 1949 berdasarkan tulisan yang di maesannya.
![]() |
| Makam Kh. Imam Syafi'i dan Anaknya |
Dari tulisan penulis diatas mendapatkan sumber data melalui obrolan dari warga yang sehabis melaksanakan sholat Ashar. Selesai sholat penulis duduk di teras masjid dengan beberapa warga dan dari obrolan tersebut jadilah sebuah tulisan diatas. Salah satu warga yang sempat penulis ajak kenalan yakni Pak Tambeh.
![]() |
| Ngobrol dengan warga sekitar |
Semoga dari tulisan ini bermanfaat untuk semua kalangan khususnya cerita tutur sejarah. walaupun hanya cerita tutur atau turun temurun namun wajib dilestarikan biar generasi yang mendatang tidak melupakan sejarah. Terima kasih...
Write : Dhika Rifqi
Jangan Lupa Follow Juga Media Sosial Kami
Youtube : Dhika Rifqi
Instagram : Dh_rifqi
Facebook : Dhika Rifqii
Tik Tok : Dh_rifqi / Dh_kreasi
Snackvideo : Dh_rifqi
Instagram : Dh_rifqi
Facebook : Dhika Rifqii
Tik Tok : Dh_rifqi / Dh_kreasi
Snackvideo : Dh_rifqi





Tidak ada komentar:
Posting Komentar